KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kekuatan dan kesehatan prima bagi kami, sehinggga dapat menyelesaikan usulan Rencana Program Pengadaan Peralatan Media Pendidikan pada SMA Negeri 1 Lhoong Aceh Besar Tahun 2008, dalam rangka pengembangan untuk meningkatkan mutu pelayanan dalam mewujudkan kualitas para lulusan yang sesuai dengan standar kebutuhan kerja atau untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan  perlu adanya kesadaran dan komitmen yang dilakukan secara terencana, terarah, dan inovatif untuk mewujudkan para lulusan sebagai persiapan kebutuhan untuk memasuki dunia kerja ditengah kemajuan dunia pendidikan yang sarat dengan persaingan.Penggunaan berbagai media pendidikan sebagai sarana pendukung pembelajaran yang sudah semakin luas dalam era globalisasi seperti sekarang ini.

Usulan program ini masih banyak kelemahan dan kekurangan, namun keinginan untuk mewujudkan terlaksananya proses pembelajaran dan mutu lulusan yang lebih baik sangatlah besar, atas bantuan dan perhatian semua pihak sangat kami harapkan.

Terima kasih.

JUKNIS PENGISIAN FORMAT BMP

Lampiran – 25

Pengisian KIB –A (Tanah)

KIB-A (tanah) terdiri dari 14 kolom. Sebelum kolom-kolom tersebut, diisikan dulu pada sudut kiri atas nomor kode lokasi (lihat Tabel Kode Lokasi).

Lihat kartu inventaris Barang (KIB) A Tanah

Kolom 1           :     Nomor urut pencatatan

Kolom 2           :     Jenis Barang/Nama Barang

Pada kolom 1 dituliskan dengan jelas jenis tanah yang merupakan barang Inventaris

Contoh      :- tanah Perkantoran,

- tanah Perkebunan,

- tanah Tegalan,

-tanah hutan,

- tanah taman,

- dan sebagainya.

Kolom 3           :     nomor kode barang (lihat lampiran Tabel Kode barang)

Kolom 4           :     Nomor Register

Kolom 5           :     luas tanah

Kolom 6           :     tahun pengadaan tanah

Kolom7            :     letak Alamat

Pada Kolom Kolom 7 tulis letak alamat lengkap lokasi dari tanah tersebut.

Contoh      : Jalan kayu jati II rawagun atau Nama Kelurahan, kecamatan/Nama Kota dan sebagainya.

Kolom 8           :     untuk kolom 8 hak pakai atau hak Pengelolaan.

Yang dimaksud dengan Hak Pakai adalah apabila tanah tersebut dipergunakan   langsung menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi pemerintahan.

Sedangkan Hak Pengelolaan adalah apabila Tanah tersebut dipergunakan  untuk menunjang tugas pokok dan fungsi

kolom 9           :     tanggal Sertifikat.

Pada kolom 9 tuliskan tanggal dikeluarkannya sertifikat dari tanah tersebut.

Kolom 10         :     nomor sertifikat

Pada kolom 10 tuliskan Nomor Sertifikat dari tanah tersebut.

Kolom 11         :     Penggunaan

Pada kolom 11 dituliskan dengan jelas peruntukan dari tanah tersebut dalam  kolom 1.

Misalnya  :

-          Perkampungan

-          Taman

-          Perkebunan

-          Sawah

-          Dan sebagainya

Kolom 12         :    Asal Usul

Pada kolom 12 tuliskan asal usul perolehan dari barang tersebut.

Misalnya  :

a. dibeli

b. Hibah

c. dan sebagainya

Kolom 13         :   Harga

Pada kolom 13 dituliskan nilai pembelian dari tanah tersebut atau perkiraan  Nilai tanah tersebut apabila berasal dari sumbangan / hibah, pembukaan hutan dan sebagainya.

Kolom 14         :   Keterangan

Pada kolom 14 dituliskan keterangan yang dianggap perlu dan yang

berhubungan dengan tanah tersebut.

Penjelasan      :

  • Apabila ada data tanah yang tidak jelas, dapat diisi ke dalam kolom atau lajur maka untuk   tidak menghambat pencatatan ( sensus barang daerah ), kolom atau lajur tersebut dapat dikosongkan atau di strip, kecuali 2 ( dua ) hal yang tidak boleh dikosongkan dan harus ditaksir atau diperkirakan , yakni :
    • Tahun Perolehan, karena tahun perolehan termasuk dalam kode lokasi.
    • Harga, oleh karena menyatakan / menggambarkan besarnya asset / kekayaan  yang  ada pada SKPD, dan menggambarkan seluruh asset / kekayaan dan masing   masing Daerah Provinsi / Kabupaten / Kota .
    • Khusus mengenai harga, yang diisi/ dicantumkan Harga Beli/ sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun dalam rangka Sensus barang Daerah , untuk mendapatkan data/ harga yang wajar,   dapat  dengan harga pada saat dilaksanakan Sensus Barang Daerah, seperti  :

  • Untuk tanah berdasarkan Harga Umum tanah atau NJOP setempat.
  • Untuk bangunan berdasarkan Harga Standar dari dinas PU.

Lampiran – 26

Pengisian KIB –B Msin dan Peralatan

Pada KIB ini terlebih dahulu diisikan nomor kode lokasi pada nomor kode lokasi pada sudut kiri atas.

KIB ini dipergunakan untuk mencatat:

Alat-alat besar darat, alat-alat besar apung. Alat-alat bantu, alat angkutan darat bermotor, alat angkutan darat tak bermotor, alat angkutan apung bermotor, alat angkutan apung tak bermotor, alat angkut Bermotor udara, alat bengkel, alat pertanian,alat kantor dan rumah tangga, alat studio, alat kedokteran, alat laboratorium, dan lain-lain sejenisnya.

KIB ini terdiri dari 16 kolom yang cara pengisiannya adalah sebagai berikut:

Kolom 1           : nomor urut

Pada kolom 1 tuliskan nomor urut dari setiap jenis barang.

Kolom 2           : Nama Barang /Jenis Barang.

Pada kolom 3 tuliskan jenis barang atau nama secara jelas seperti : kendaraan,   alat besar, mesin Tik, filling Cabinet dan sebagainya.

Untuk barang barang yang mempunyai nomor pabrik. Cara pencatatannya harus satu persatu. Jadi satu baris untuk satu barang saja., sedangkan barang-barang yang tidak   mempunyai nomor pabrik. Seperti : kursi, meja dan sebagainya dapat digabungkan dalam satu baris dengan syarat bahwa barang tersebut mempunyai  karakteristik yang sama (ukuran, bahan baku, tahun pembelian, dan sebagainya). nomor kode barang.

Kolam 3           : Pada kolom 3 tuliskan nomor kode barang yang bersangkutan

Kolom 4           : nomor register

Pada kolom 4 tuliskan nomor register dari barang yang bersangkutan.

Dalam hal KIB  ini dipergunakanuntuk mencatat lebih dari satu barang yang   sejenis, di beri nomor register mulai dari 0001 s/d nomor register terakhir dari  barang dimaksud.

Kolom 5           : Merk/Type

Pada kolom 5 tuliskan merk dan type barang yang di maksud. Apabila tidak ada  typenya kolom ini diberi tanda strip (-).

Contoh : – Mobil: merk Toyota kijang dengan type LGX.

- computer: merk IBM dengan type Pentium 4, dan sebagainya

Kolom 6           : Ukuran/CC

Pada kolom 6 tuliskan ukuran atau cc dari barang yang bersangkutan, kalau tidak   ada ukurannya diberi tanda strip(-)

contoh :  – mobil :2000 cc

-  komputer :  dengan spesifikasi besaran layar, kapasitas, dll

Kolom 7           : bahan

Pada kolom 7 tuliskan dari bahan apa barang yang bersangkutan di buat.

Apabila bahan yang digunakan lebih dari satu macam, maka tuliskan bahan atau   bahan yang paling banyak digunakan.

Contoh : besi ( untuk filling cabinet).

Besi, plastic (untuk kursi).

Kolom 8           : tahun pembelian.

Pada kolom 8 tuliskan tahun pembelian dari barang yang bersangkutan, apabila  tidak diketahui tahun pembeliannya supaya tuliskan tahun penerimaan/ unit   pemakaiannya.

Kolom 9           : nomor pabrik

Pada kolom 9 tuliskan nomor pabrik yang bersangkutan. Apabila tidak diketahui  nomor pabrik maka kolom ini diberi tanda strip (-).

Kolom 10         : Nomor RangkaTuliskan nomor rangka/chasis dari alat angkut ybs kalau tidak ada beri tanda strip (-)

Kolom 11         : Nomor Mesin

Tulis nomor mesin dari alat angkut ybs, nomor itu dapat dilihat pada alat angkut ybs pada faktur/kwitansi pembeliannya, kalau tidak ada nomor mesin beri tanda strip (-)

Kolom 12         : Nomor Polisi

Tulis nomor  polisi dari alat angkut ybs

Contoh: B 8165 LE dst

Kolom 13         : BPKB

Ditulis nomor BKPB

Kolom 14         : Asal Usul

Tulis asal usul dari barang ybs

Contoh: Pembelian, hadiah dsb

Kolom 15         : Harga

Tulis harga barang ybs berdasarkan faktur/kwitansi apabila barang ybs berasal dari pembelian

Apabila berasal dari sumbangan/ hadiah supaya diperkirakan dengan harga yang wajar

Contoh: Jika harga barang Rp. 253.200,- maka ditulis 253

Jika harga barang Rp. 253.750,- maka ditulis 254

Kolom 16         : Keterangan

Tulis keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan barang yang bersangkutan

Contoh: Dipinjamkan dan sebagainya.

Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditanda tangani oleh pengurus barang (penyesuaian) dan diketahui (kiri bawah) oleh kepala SKPD (penyesuaian)

Lampiran – 27

Pengisian KIB – C ( Gedung dan Bangunan)

Pada KIB –C Gedung dan Bangunan, terlebih dahulu diisikan Nomor Kode Lokasi pada sudut kiri atas.

KIB ini dipergunakan juga untuk mencatat setiap bangunan gedung dan bangunan monumen.

KIB Gedung dan bangunan ini terdiri dari 17 kolom yang cara pengisiannya adalah sebagi berikut:

Kolom 1           : Diisi nomor urut

Kolom 2           : jenis Barng/ Nama Barang

Pada kolom 2 tuliskan jenis gedung /monumen . Pengisian tentang Gedung diartikan sebagai bangunan   yang berdiri sendiri atau dapat pula merupakan suatu  kesatuan bangunan yang tidak dapat dipisahkan.

Misalnya :

Gedung Kantor Gubernur, Kabupaten , kecamatan , kelurahan , gedung sekolah, puskesmas, Olah Raga,  Monumen  dan sebagainya

Kolom 3           : Diisi nono Kode Barang

Kolom 4           : Diisi Nomor Register

Kolom 5           : Kondisi Bangunan

Pada  kolom 5 tuliskan kondisi dari pada bangunan gedung/ bangunan   monumen pada saat pelaksanaan  InventrisasI  Kondisi fisik bisa dalam keadaan baik, rusak ringan ,   rusak sedang dan rusak berat .

Kolom 6           :  Kontruksi Bangunan.

Pada kolom 6 tuliskan “ bertingkat “ apabila bangunan  tersebut bertingkat.   Sebaliknya jika tidak bertingkat tuliskan ‘tidak’.

Kolom 7           : Pada kolom 7 tuliskan : beton ‘ apabila bangunan tersebut seluruhnya  berkonstruksi beton. Sebaliknya apabila tidak berkonstruksi beton isikan ‘ tidak’.

Kolom 8           : Luas Lantai (M2)

Pada kolom 9  tuliskan  luas  dari  bangunan  yang  tercantum dalam  kolom 1,  dengan  bilangan  bulat.Perhitungan luas lantai tersebut  tersebut termasuk Luas teras dan untuk gedung bertingkat dihitung dari luas lantai satu dan dijumlah dengan luas lantai    bertingkat berikutnya.

Kolom 9           : Letak /Lokasi

Pada kolom 8 tuliskan letak/alamat lengkap lokasi dari  Bangunan tersebut.

Misalnya : –    Jl. Merdeka Selatan 8-9

-         Jl. Pemuda No. 9

-         Jl. Pahlawan No. 18 dan sebagainya

Kolom 10-11   : Dokumen Gedung

Yang   dimaksud    dengan   dokumen   gedung   dapat  berupa Surat – surat penting pemilikan.  Seperti : Sertifikat atas tanah bangunan gedung , Surat Ijin Bangunan dan Sebagainya  Pada   kolom   10    diisikan     tanggal     dikeluarkanya  dokumen tersebut  diatas,   sedangkan   pada   kolom 11    diisikan Nomor Dokumen .

Kolom 12 -13  : Tanah Bangunan

Pada kolom 12   tuliskan   luas   dari   tanah   bangunan dengan ukuran M2, dengan bilangan bulat. Kalau memang   ada   batas   maka   bisa    digunakan  sebagai dasar perhitungan luas tanah bangunan

Pada kolom 13 isikan status tanah dari tanah bangunan

tersebut dapat berupa :

  1. Tanah milik Pemda
  2. Tanah Negara ( Tanah yang dikuasai langsung oleh Negara )
  3. Tanah Hak Ulayat ( Tanah masyarakat Hukum Adat)
  4. Tanah Hak (Tanah kepunyaan perorangan atau Badan  Hukum), Hak Guna Bangunan, Hak Pakai atau Hak Pengelolaan.

Pada kolom 14 isikan Nomor Kode Tanah.

Kolom 15         : Asal Usul

Pada    kolom   15    tuliskan   asal   peroleh  dari barang   tersebut, misalnya :

  1. dibeli
  2. hibah
  3. dan lain – lain

Dalam hal bangunan/barang yang dibiayai dari beberapa sumber anggaran, dicatat sebagai milik komponen pemilikan pokok, misalnya bangunan Pemda dibantu dari anggaran Pusat maka statusnya tetap dicatat  sebagai milik Pembda.

Kolom 16         :  H a r g a

Pada kolom 16 tuliskan harga yang  sebenarnya   untuk bangunan gedung/monumen tersebut.  Apabila nilai  gedung/monumen  tersebut  tidak  dapat   diketahui   berdasarkan   dokumen   yang  ada ,  maka  perkiraan    nilai   gedung   berdasarkan    harga   yang  berlaku dilingkungan tersebut pada waktu pencatatan.

Kolom 17         :  Keterangan

Tuliskan keterangan   yang   dianggap   perlu  yang ada    hubungannya dengan bagunan tersebut. Setelah selesai   diisi seluruhnya   maka   pada  sebelah  kanan   bawah   dibubuhkan   tanggal   pencatatan dan ditandatangani Pengurus Barang dan diketahui oleh Kepala SKPD.

Lampiran – 28

Pengisisan  KIB – D (JALAN, IRIGASI DAN JARINGAN)

Pada KIB-D (Jalan, Irigasi dan Jaringan), terlebih dahulu diisikan Nomor Kode Lokasi KIB ini dipergunakan juga untuk mencatat setiap jalan dan jembatan, bangunan air/Irigasi , Instalasi, dan Jaringan.

KIB ini terdiri dari 17 kolom yang cara pengisian nya adalah sebagai berikut :

Kolom  1          : Diisi nomor urut

Kolom 2          : Jenis Barang

Pada   kolom 2   tuliskan   jenis   Jalan,   Irigasi ,   Bangunan  Air

Pasang,     Bangunan     Air   Pengamanan   Rawa   dan  Polde,

Bangunan Air Pengaman Surya dan  Penanggul, Bangunan Air

Minum,   Bangunan  Air Kotor,   Intalasi Air Minum,   Intalasi Air

Kotor ,  Instalasi  Pengolahan   Sampah,   Instalasi    Pengolahan

Bahan Bangunan, Instalasi   Pembangkit  Listrik ,   Jaringan Air

Minum, Jaringan Listrik dan lain – lain sejenisnya.

Kolom 3           : Pada kolom 3 diisi nomor kode barang

Kolom 4           : Pada kolom 4 diisi nomor register (pencatatan)

Kolom 5           : Konstruksi

Pada   kolom 5   tuliskan   konstruksi   dari   Jalan,   Irigasi   Dan

Jaringan

Misalnya: aspal, beton , dan lain sebagainya

Kolom 6           : Panjang

Pada kolom 6 tuliskan panjangnya jalan,  Irigasi  dan   jaringan

Kolom 7           : Lebar

Pada kolom 7 tuliskan lebar   dari Jalan,  Irigasi   dan    Jaringan

Kolom 8           : Luas

Pada kolom 8 tuliskan luas dari Jalan, Irigasi dan Jaringan

Kolom 9           : Letak/Lokasi

Pada kolom 9 tuliskan letak/lokasi luas dari Jalan, Irigasi dan

Jaringan

Kolom 10,11    : Dokumen dari Jalan, Irigasi dan Jaringan

Yang   dimaksud   dengan   dokumen   dari   jalan, Irigasi   Dan

Jaringan berupa surat – surat pemilikan

Kolom 12         : Status Tanah

Pada   kolom   12 diisikan   status   atas tanah, jalan , Irigasi dan

Jaringan berupa :

a.Tanah milik Pemerintahan daerah

  1. Tanah Negara ( Tanah yang dikuasi langsung oleh Negara).
  2. Tanah Hak Ulayat ( Tanah masyarakat Hukum Adat)
    1. Tanah Hak ( Tanah kepunyaan perorangan atau Badan  Hukum ), Hak Guna Bangunan, Hak pakai atau hak Pengelolaan.

Kolom 13         : Nomor Kode Tanah

Pada kolom 13 isikan Nomor Kode Barang (tanah)

Kolom 14         : Asal – usul

Pada   kolom  11   tuliskan   asal perolehan dari barang tersebut

misalnya :

  1. dibeli
  2. hibah
  3. dan lain- lain

Dalam hal jalan, Irigasi dan Jaringan yang dibiayai dari beberapa sumber anggaran, dicatat sebagai milik komponen pemilikan pkok.

Misalnya jalan , Irigasi dan Jaringan Pemda dibantu dari anggaran Pusat maka statusnya tetap dicatat sebagai milik Pemda.

Kolom 15         : H a r g a

Pada Kolom 15 tuliskan harga yang sebenarnya untuk jalan , Irigasi dan Jaringan

Apabila nilai jalan, Irigasi dan jaringan tersebut tidak dapat diketahui berdasarkan dokumen yang ada, maka perkirakanlah nilai jalan, irigasi dan jaringan berdasarkan harga yang berlaku dilingkungan tersebut pada waktu pencatatan.

Kolom 16         : Kondisi

Baik, Kurang baik dan rusak berat

Kolom 17         : Keterangan

Tuliskan ketrangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan jalan, irigasi dan jaringan tersebut. Setelah selesai diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditanda tangani Pengurus Barang dan Diketahui oleh Kepala SKPD.

Lampiran – 29

Pengisian KIB-E Aset Tetap Lainnya

Pada KIB ini terlebih dahulu diisikan nomor kode lokasi pada sudut kiri atas .

KIB ini dipergunakan untuk mencatat:

Buku dan perpustakaan, barang bercorak kebudayaan, hewan/ternak dan tumbuh – tumbuhan dan sebagainya.

KIB ini terdiri dari 16 kolom yang cara pengisiannya adalah sebagai berikut :

Kolom 1           : Nomor Urut

Pada kolom 1 tuliskan Urut dari setiap jenis barang, dimulai dari nomor Urut 1,2,3 dan seterusnya.

Kolom 2           : Jenis Barang/Nama Barang

Pada  kolom 2 tuliskan jenis barang atau nama jelas  seperti : Buku dan perpustakaan , barang bercorak kebudayaan, hewan /ternak dan tumbuh – tumbuhan dan sebagainya.

Buku/barang bercorak kesenian /hewan dan tumbuhan pencatatannya dapat digabungkan dalam satu baris dengan syarat bahwa barang tersebut mempunyai karakteristik yang sama (judul, ukuran, bahan baku, tahun pembelian dan sebagainya).

Kolom 3           : Nomor Kode Barang

Pada kolom 3 tuliskan Nomor Kode Barang yang bersangkutan (lihat tabel kode Barang )

Kolom 4           : Nomor Register

Pada kolom 4 tuliskan nomor register dari barng yang bersangkutan.

Dalam hal KIB ini dipergunakan untuk mencatat lebih dari satu barang yang sejenis , diberi nomor register mulai dari 0001 s/d nomor register terakhir dari barang dimaksud .

Kolom 5,6        : Buku dan Perpustakaan

Pada kolom 5 tuliskan judul /pencipta buku

Kolom 6 diisi mengenai bahan pembuatan buku (kertas, CD dan lain sebagainya)

Kolom 7,8,9     : Barang bercorak kesenian/kebudayaan.

Pada kolom 7 diisi mengenai asal daerah

Kolom 8 diisi nama pencipta

Kolom 9 diisi spesifikasi bahan

Kolom 10, 11   : Hewan/Ternak dan Tumbuhan

Pada kolom 10 diisi mengenai jenis hewan/ternak atau tumbuhan

Kolom 11 diisi ukuran (kg, cm, m, dan sebagainya).

Kolom 12         : Jumlah

Pada kolom 12 diisi jumlah barang

Kolom 13         : Tahun cetak/pembelian

Pada kolom 13 diisi tahun cetak dan pembelian. Apabila tidak diketahui diberi tanda strip (-).

Kolom 14         : asal – usul

Pada kolom 14 tuliskan asal usul dari barang yang bersangkutan

Contoh :pembelian , hadiah dan sebagainya.

Kolom 15         : Harga

Pada kolom 15 tuliskan harga barang yang bersangkutan berdasarkan factur /kuitansi pembelian apabila barang yang bersangkutan berasal dari pembelian.

Apabila barang yang bersangkutan berasal dari sumbangan /hadiah supaya diperkirakan dengan harga yang wajar.

Pencatatan nya dalam ribuan rupiah.

Kolom 16         : Keterangan

Pada kolom 16 tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan barang yang bersangkutan.

Contoh : pinjamankan dansebagainya.

Setelah  diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Pengurus Barang dan diketahui (kiri bawah) oleh Kepala SKPD

Lampiran – 30

Pengisian KIB – F (KONSTRUKSI DALAM PENGERJAAN)

Pada KIB-F (Konstruksi dalam pengerjaan ) , terlebih dahulu diisikan Nomor Kode Lokaso pada sudut kiri atas serta Nomor Register dan Nomor Kode Barang pada sudut kanan atas.

KIB ini dipergunakan juga untuk mencatat setiap barang dalam proses pengerjaan.

KIB ini terdiri dari 14 kolom yang cara pengisiannya adalah sebagai berikut :

Lihat Kartu Investaris Barang KIB-F (konstruksi dalam pengerjaan )

Kolom 1          : Diisi nomor urut

Kolom 2           : Jenis Barang /Nama Barang

Pada Kolom 1 diisi jenis barang dalam proses pengerjaan

Misalnya:

Gedung , Bangunan, Jalan, Irigasi, Instalasi, Jaringan, dan lain sebagainya.

Kolom 3           : Bangunan

Pada kolom   3 diisi fisik bangunan (permanen, semi permanen, darurat )

Kolom 4,5        : Konstruksi Bangunan

Pada kolom 4 diisi bentuk bangunan ( bertingkat atau tidak)

Pada kolom 5 diisi bahan bangunan (beton atau tidak)

Kolom 6           : Luas

Pada kolom 6 diisi luas dari bangunan , jalan, Irigasi, dan jaringan

Kolom 7           : Leta/Lokasi

Pada kolom 7 diisi letak/lokasi, alamat dari bangunan jalan, Irigasi dan jaringan dan lain sebagainya.

Kolom 8,9        : Dokumen

Pada kolom 8,9 diisi tanggal dan nomor dokumen kontrak kerja (SPK, Surat Perjanjian , Kontrak, dan lain sebagainya).

Kolom 10         : Tanggal. Bulan dan Tahun dimulainya

Pada kolom 10 diisi tanggal, bulan, dan tahun dimulainya pekerjaan

Kolom 11         : Status Tanah

Pada kolom 11 diisi status tanah dari tanah bangunan tersebut dapat berupa :

  1. Tanah milik Pemerintah Daerah
  2. Tanah Negara ( tanah yang dikuasi langsung oleh Negara)
  3. Tanah Hak Ulayat ( Tanah masyarakat Hukum Adat)
  4. Tanah Hak ( Tanah kepunyaan perorangan atau Badan Hukum), Hak Guna Bangunan, Hak pakai atau Hak Pengelolaan.

Kolom 12         : Nomor Kode tanah

Pada kolom 12 diisi Nomor Kode Tanah (lihat Tabel Kode Barang)

Kolom 13         : Asal – usul

Pada kolom 13 diisi asal usul pembiayaan dari barang tersebut, misalnya dari APBD, APBN, bantuan , hibah dan lain sebagainya.

Kolom 14         : Nilai Kontrak

Pada kolom 14 diisi nilai sesuai dengan kontrak

Kolom 15         : Keterangan

Tuliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungaanya dengan barang dalam proses pengerjaan.

Setelah selesai diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani Kepala SKPD dan diketahui (sebelah kiri bawah) oleh Pengelola.

Lampiran – 31

Petunjuk  Pengisian KIR

Pada sudut kiri atas diisi Nama Daerah Provibsi dan Kabupaten/Kota, Unit, Satuan Kerja dan ruang

Kartu Inventaris Ruangan ini terdiri dari 14 kolom . Dimana setiap kolom memuat data jenis barang yang bersangkutan.

Kolom 1           : Diisi dengan Nomor Urut Pencatatan Barang

Kolom 2           : Diisi dengan jenis, Nama barang

Contoh          :      –    Meja Tulis

-         AC

-         Mesin Tik

-         Komputer

-         Dan sebagainya

Kolom 3           : Diisi dengan Merk atau barang

Contoh          :           Olivetti Manual

IBM

Kolom 4           : Diisi Nomor Seri Pabrik yang biasanya sudah tercantum

Pada Barang yang bersangkutan

Mesin Tik No. 7471475

Kalau bukan buatan pabrik dikosongkan/distrip (-).

Kolom 5           : Diisi ukuran, yang tentunya berlainan untuk tiap jenis

Barang yang berbeda

Contoh          : Mesin Tik “ 18”

Kolom 6           : Diisi bahan dari jenis barang yang bersangkutan

Contoh          : Kursi kayu ditulis “kayu”

Kursi Besi ditulis “ Besi

Barang – barang tertentu yang dipandang tidak perlu disebutkan nama bahan nya atau mungkin sulit menyebutkan bahannya, maka dalam kolom ini dapat dikosongkan/distrip  (-) .

Kolom 7           : Diisi tahun pembuatan atau tahun pembelian.

Apabila tidak diketahui tahun pembuatan atau pembeliannya dapat diperkirakan

Kolom 8           : Diisi nomor Kode Barang ( Kode Lokasi dan Kode Barang)

Kolom 9           : Diisi banyak barang yang mempunyai karakteristik yang

sama jenis, merk, /model, ukuran, bahan dan tahun pembuatan.

Kolom 10         : Diisi harga pembelian/perolehan/pengadaan barang dalam

ribuan rupiah.

Kolom 11,12    : Diisi sesuai dengan keadaan barang pada waktu pencatatan.

dan 13

Kolom 14         : Diisi keterangan Barang yang dianggap perlu, misalnya

dihapuskan

Setelah diisi seluruhnya maka pada sudut kanan bawah dibutukan tanggal pencatatan dan ditanda tangani oleh penanggung jawab ruangan dan diketahui Kepala Unit/Satuan Kerja.

Lampiran – 32

Petunjuk Pengisian Formulir Buku Inventaris

Pada sudut kiri atas diisi nama SKPD Kabupaten/Kota, Provinsi dan nomor kode lokasi pada sudut kanan atas.

Buku Inventaris terdiri dari 12 kolomyang datanya diambil dari KIB (A,B,C,D,E dan F) dan cara pengisiannya adalah sebagai berikut:

Kolom 1           : Nomor Urut

Nomor urut pencatatan setiap jenis barang, kecuali dalam hal barang tersebut sama jenisnya, sama harganya dan sama lokasinya, maka kelompok barang tersebut diberi sebuah nomor urut (bukan perbarang)

Kolom 2           : Nomor Kode Barang

Nomor kode barang diisi dengan nomor kode barang yang telah ditetapkan sesuai dengan masingmasing barang seperti tercantum dalam table/kode barang.

Kolom 3           : Nomor Register

Nomor register diisi nomor urut pencatatan dari setiap barang yang sejenis, kecuali dalam hal barang itu sama jenisnya, sama harga dan sama lokasinya, maka nomor register barang tersebut ditulis dengan nomor 0001 sampai dengan sejumlah barang sejenis tersebut.

Dari nomor register ini dapat diketahui berapa banyak barang dari setiap barang yang sejenis misalnya kursi (0001) sampai (9999) dan sebagainya.

Kolom 4           : Nama /Jenis Barang

Diisi nama/jenis barang yang dimaksud

Kolom 5           : Merk/Type

Diisi merek/type barang yang bersangkutan, sepanjang barang-barang tersebut mempunyai merek serta type barang maka data tersebut ditulis di dalam kolom ini, sedangkan barang-barang yang tidak mempunyai merek dan type barang, kolom ini dikosongkan atau tidak diisi (distrip)

Kolom 6           : Nomor Sertifikat/Pabrik/Chasis/Mesin

Diisi dengan nomor sertifikat/ nomor pabrik/nomor chasis atau nomor mesin dari barang yang bersangkutan

Kolom 7           : Bahan

Diisi bahan dari barang yang bersangkutan misalnya kayu, besi, rotan, plastic dll. Untuk barang yang bahannya tidak dapat ditentukan secara pasti, maka kolom tersebut dikosongkan atau tidak diisi (distrip)

Kolom 8           : Asal/Cara Perolehan Barang

Diisi asal dan cara perolehan barang, misalnya dari pembelian melalui proyek dan atau rutin, hibah, sumbangan dan lain-lain.

Kolom 9           : Tahun Pembelian/Perolehan

Diisi tahun saat barang itu dibeli atau diperoleh

Kolom 10         : Ukuran Barang/Konstruksi (P,SP,D)

Diisi ukuran barang/konstruksi gedung kantor, rumah dan sebagainya ditulis P,SP,D untuk bangunan-bangunan yang sifatnya permanen, semi permanen dan darurat, sedangkan jenisnya dapat ditulis bertingkat, satu, dua dst

Kolom 11         : Satuan

Diisi satuan barang ybs, misalnya sekian unit dan sebagainya

Kolom 12         : Keadaan Barang

Diisi keadaan barang ybs ditulis B,RR,RB untuk barang yang keadaannya baik, rusak ringan dan rusak berat.

Kolom 13         : Jumlah Barang

Diisi jumlah/banyaknya barang ybs

Kolom 14         : Harga

Diisi harga barang ybs pada saat dibeli/diperoleh atau bilaperlu ditaksir

Bagi barang yang sama jenisnya, sama barangnya, sama lokasinya maka  diisi jumlah harga barangnnya, sedangkan harga satuannya diisi pada kolom keterangan

Kolom 15         : Keterangan

Diisi keterangan yang dipandang perlu.

Setelah diisi seluruhnya maka pada sudut kanan bawah dibutukan tanggal pencatatan dan ditanda tangani oleh penanggung jawab ruangan dan diketahui Kepala Unit/Satuan Kerja.

Lampiran – 33

Petunjuk Pengisian Daftar Rekapitulasi Buku Inventaris

Pada sudut kiri atas diisi nama SKPD Kabupaten/Kota, Provinsi dan nomor kode lokasi pada sudut kanan atas.

Formulir Daftar Rekapitulasi Buku Inventaris digunakan untuk mencatat rekapitulasi jumlah Barang Hasil Sensus (Buku Inventaris)

Formulir Daftar Rekapitulasi Buku Inventaris terdiri dari 7 kolom, cara pengisiannya adalah sebagai berikut:

Kolom 1           : Nomor Urut

Kolom 2`         : Klasifikasi/Golongan

Kolom3            : Kode Bidang Barang

Kolom 4           : Nama Bidang Barang

Kolom 5           : Jumlah Barang

Pada kolom 5 dituliskan jumlah barang yang ada dalam bidang barang yang bersangkutan.

Kolom 6           : Jumlah Harga

Pada kolom 6 dituliskan jumlah harga dari bidang barang yang bersangkutan dan dibawah tulisan jumlah total pencatatannya adalah dalam ribuan rupiah

Kolom 7           : Keterangan

Pada kolom 7 dituliskan keterangan yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan bidang barang ybs

Lampiran – 34

Cara pengisian daftar laporan mutasi barang:

a. di bagian tengah atas diisi:

* komponen pemilikan barang misalnya:

Milik : provinsi, kabupaten/kota, pemerintah pusat

* laporan mutasi barang agar disesuaikan :

Semester 1 tahun anggaran yang sedang berjalan (1 januari sd 30 juni 20….)

B pada sudut kiri atas, supaya di tuliskan :

*      nama SKPD (unit pemakai barang)

*      Nama kabupaten/kota

*      nama Provinsi

c. laporan mutasi Barang dibuat setiap Semester. Apabila dalam 1 (satu) semester tidak

terdapat mutasi barang (bertambah atau berkurang), laporan tetap dibuat dengan mutasi

NIHIL.

Catatan:

1. laporan mutasi barang dan daftar mutasi barang,memuat semua jenis barang menurut

bidangnya yang ada pada unit/satuan kerja.

2. laporan mutasi barang dibuat Rekapnya.

Rekapitulasi ini tidak memuat jenis-jenis barang, tetapi hanya memuat per Golongan 01 sd 06  (tanah s/d konstruksi dalam pengerjaan) dan bidang barang dari bidang 01 s.d 19 (bidang tanah s/d hewan, ternak dan tumbuhan), jadi hanya memuat pokok-pokoknya Golongan dan bidang barang.

PENGISIAN KOLOM-KOLOM

Kolom 1:          disi nomor urut dari setiap jenis barang, nomor urut 1,2,3 dan seterusnya.

Kolom 2:          kode barang (lihat table nomor kode barang)

Kolom 3:          register diisi nomor register mulai dari 0001 dan seterusnya terhadap barang yang sejenis, sama nomorkode barangnya

A.     JUMLAH SISWA

No. Tingkat Kelas Jumlah Kelas Laki-laki Perempuan Jumlah
1. Kelas I

2

52

32

84

2. Kelas II

3

58

47

105

3. Kelas III

3

105

39

144

Jumlah

8

333

B.    JUMLAH GURU DAN PEGAWAI

No

Uraian

Lk

Pr

Jlh

Pendidikan Terakhir

Jumlah

S-2

S-1

D-3

SLTA

SLTP

1.

Guru Tetap ( PNS )

4

14

18

17

-

1

18

2.

Guru Bantu

1

-

1

-

1

-

-

-

1

3.

Guru Tidak Tetap

2

7

9

-

9

-

-

-

9

4.

Pegawai

1

-

1

-

-

-

1

-

1

Jumlah Seluruhnya

8

21

29

-

27

-

1

-

29

14.  RUANG MENURUT JENIS

No.

Uraian / Jenis Ruang

Jumlah

1.

Rombongan Belajar/kelas

8

2.

Labotarium IPA

- Fisika

1

- Biologi

1

- Kimia

1

3.

Labotarium Komputer

1

4.

Ruang Perpustakaan

1

5.

Ruang serba guna / aula

1

6.

Ruang Kepala Sekolah

1

7.

Ruang Guru

1

8.

Ruang TU

1

9.

Ruang  Pengajaran

1

10.

Rumah Guru

10

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A. Latar Belakang

Pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam mencerdaskan dan memajukan kehidupan bangsa dan Negara. Karenannya penyelenggaraan dan pengelolaan satuan pendidikan yang mengacu pada terwujudnya mutu para lulusan yang sesuai dengan standar bagi berbagai kebutuhan pembangunaan Nasional dan global, baik di era sekarang ini maupun di masa yang akan datang merupakan harapan banyak pihak, terlebih lagi bagi dunia usaha, dalam memajukan kegiatan usahanya sudah pasti memerlukan manusia-manusia  yang memeliki sumber daya terdidik pada lulusan SMA yang handal, kreatif, terampil, inovatif dan mampu menghadapi tantangan yang mengglobal.

Sementara itu berbagai indikator menunjukkan bahwa mutu pendidikan masih belum meningkat secara signifikan. Ditinjau dari kemajuan di era globalisasi, pendidikan di Indonrsia masih jauh kentinggalan dibandingkan dengan negara lain terutama Aceh. Dengan demikian para siswa  disekolah-sekolah dibekali dengan pengetahuan yang melibatkan pendidik yang trampil dan tersedianya fasilitas media pendidikan yang memadai.

Hal ini sejalan dengan peraturan pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang standar Nasional Pendidikan  yang merupakan kriteria minimum yang perlu dicapai oleh setiap satuan penyelenggaraan pendidikan salah satunya adalah perlu adanya sarana dan prasarana yang memadai untuk menjamin terwujudnya kompetensi lulusan.

Berkaitan dengan hal tersebut diatas, SMA Negeri 1 Lhoong  dalam upaya meningkatkan mutu para lulusan yang lebik baik, sesuai standar kompetensi kebutuhan, baik kebutuhan yang bersifat kemasyarakatan yang mandiri maupun untuk melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu perlu mengupayakan terlaksananya proses pembelajaran yang lebih baik, khususnya dalam  pembekalan kompetensi para siswa yang berkaitan dengan kegiatan penggunaan berbagai media pendidikan.

B.   Visi dan Misi

1.  Visi

Menciptakan lulusan yang berkualitas unggul berlandaskan IMTAQ dan IPTEK serta menghasilkan siswa yang berkompetitif.

2.  Misi

1. Meningkatkan kualitas organisasi dan manajemen sekolah dalam menumbuhkan semangat keunggulan dan  kompetitif.

2.    Meningkatkan kualitas kompetensi guru dan pegawai dalam mewujudkan peningkatan kualitas pembelajaran untuk mencapai kompetensi siswa berstandar Nasional dan global.

3.    Meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan  dalam mendukung  peningkatan siswa yang berkualitas.

4.    Meningkatkan kualitas pembinaan kesiswaan dalam mewujudkan IMTAQ dan sikap kemandirian .

5.    Meningkatkan kemitraan dengan masyarakat khususnya komite sekolah dalam menunjang kualitas SDM.

C.   Tujuan dan Sasaran

1.  Tujuan

1.    Membekali para siswa dengan ilmu pengetahuan, ketrampilan dan seni agar mampu mengembangkan diri secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

2.    Membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi siswa sesuai program studi  yang dipilihnya.

3.    Menyiapkan siswa agar mampu memiliki karir, ulet dan gigih dalam berkompetisi, beradaptasi dilingkungan kerja dan mengembangkan sikap profesionalnya.

2.  Sasaran

1.    Meningkatkan kualitas pembelajaran dengan penggunaan  media pendidikan pada SMA Negeri 1 Lhoong.

2.    Mendukung Ketersediaan fasilitas media pendidikan  untuk penyelenggaraan pembelajaran

3.    Untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan lulusan SMA Negeri 1 Lhoong dalam merespon perkembangan era globalisasi serta memiliki kompetitif dan komperatif .

RENCANA ANGGARAN BIAYA PENGADAAN

MEDIA PENDIDIKAN

NO

NAMA BARANG

SATUAN

SPESIFIKASI

@

( Rp )

JUMLAH

( RP )

1. Peralatan Olah Raga-      Tenis Meja-      Matras 10 cm-      Matras 20 cm-      Cakram 1 kg

-      Cakram 1,5 kg

-      Lembing 600 gr

-      Lembing 700 gr

-      Peluru 1 kg

-      Peluru 3 kg

-      Bola Kaki

-      Bola Volly

-      Bola Basket

-      Shutle Cook

-      Bola Takraw

-      Bola Futsall

-      Bola Kasti

-      Net Volly

-      Net Takraw

-      Ring Basket

-      Raket Yoonex

-      Skriping

-      Stopwatch

-      Tongkat Estapet

-      Papan Catur

-      Baju Seragam Bola

-      Sepatu Bola

-      Fluid

2 Set2 Buah2 Buah4 Buah4 Buah

4 Buah

4 Buah

4 Buah

4 Buah

3 Buah

2 Buah

2 Buah

5 Set

2 Buah

2 Buah

6 Buah

1 Buah

1 Buah

1 set

4 Buah

2 Buah

2 Buah

6 Buah

2 Buah

19 Buah

19 Buah

2 Buah

Nittaku

Yoomax

Yoomax

Standard

Standard

Standard

Standard

Standard

Standard

Mikasa

Mikasa

Molten

Garuda

Fiber Glass

Molten

Dunlop

Molten

Molten

Standard

Yoonex

Speed

Spotymer

Standard

Campions

Adidas

Speed

Fox

2500.000

380.000

500.000

180.000

270.000

590.000

660.000

80.000

80.000

250.000

250.000

300.000

60.000

250.000

300.000

70.000

150.000

150.000

400.000

150.000

20.000

150.000

18.000

20.000

1.300.000

115.000

16.000

5.000.000

760.000

1.000.000

720.000

1.080.000

2.360.000

2.640.000

320.000

320.000

750.000

500.000

600.000

300.000

500.000

600.000

420.000

150.000

150.000

400.000

600.000

40.000

300.000

108.000

40.000

1.300.000

2.185.000

32.000

2. Peralatan Kesenian -      Alat Nasit Rebana-      Recorder-      Vianika

-      Gitar

-      Ula Hop

1 set6 Buah2 Buah2 Buah5 Buah TamborinYamahaYamahaKapukRotan

650.000

25.000

250.000

150.000

45.000

650.000

150.000

500.000

300.000

225.000

Jumlah  Seluruhnya

25.000.000

BANGUNAN

DAFTAR LAPORAN SARANA

Jenis Bangunan

Jlh Ruang

Luas

(M)

Permanen

Semi Permanen

Darurat

Pengadaan/Dibangun Tahun

Peroleh

Swadaya

Proyek

-BP3

Kondisi

Keterangan

Upaya

Penanggulangan/perbaikan

RuangBelajar/ KelasRuang LaboratoriumRuang Lab. Bahasa

Ruang Lab. IPS

Ruang Perpustakaan

Ruang Keterampilan

PKK

Pembukuan/ TIK

Perbengkelan

Pertanian

Ruang Serba Guna

Ruang Kesenian

Ruang Kepala

Ruang Wakil Kepala

Ruang Dewan Guru

Ruang Tata Usaha

Ruang Rapat

Ruang BP

Ruang OSIS

Ruang Pramuka

Ruang UKA/PMR

Ruang Koperasi

Ruang Tamu/ Tunggu

Kantin

RuangIbadah/ Musholla

Ruang Jaga/ Gardu

Kamar Mandi/ WC

Bangsal Sepeda

Rumah Kepala

Mess Guru

Rumah Pesuruh

8

4

-

-

1

-

-

-

-

-

1

-

1

1

1

1

-

-

1

-

-

1

1

1

-

-

3

-

-

10

-

448

256

-

-

120

-

-

-

-

-

360

-

72

72

120

72

-

-

56

-

-

56

72

36

-

-

72

-

-

460

-

Permanen

Permanen

-

-

Permanen

-

-

-

-

-

-

Permanen

-

Permanen

Permanen

Permanen

Permanen

Permanen

-

-

Permanen

Permanen

Permanen

-

-

Permanen

-

v

2005/2006

2006

-

-

2006

-

-

-

-

-

2006

-

2005

2005

2005

2005

2006

-

-

2006

2006

2008

-

-

-

2006

-

-

2006

-

Dinas/dd

DD

-

-

DD

-

-

-

-

-

DD

-

Dinas

Dinas

Dinas

Dinas

DD

-

-

DD

DD

Swadaya
-
-

-

DD

-

-

DD

-

Baik

Baik

-

-

Baik

-

-

-

-

-

Baik

-

Baik

Baik

Baik

Baik

Baik

-

-

Baik

Baik

Baik

-

-

-

Baik

-

-

Baik

-

- Pengecatan Kembali Semua Ruangan

- Penggantian Kaca Dan Kunci Pintu Ruangan

Lain-LainLuas Persil                     = 8.468 MLuas Terpakai                = 2.915 M

Sisa                                = 5.553 M

NO. KODE LOKASI : 10601
HALAMAN: 1
NO URUT NAMA BARANG/ JENIS BARANG NOMOR KONDISI BANGUNAN (B, KB, RS) KONSTRUKSI BANGUNAN BETON/ TIDAK LUAS LANTAI (M2) LETAK LOKASI ALAMAT DOKUMEN GEDUNG LUAS (M2) STATUS TANAH NOMOR KODE TANAH ASAL USUL HARGA KET
KODE BARANG REGISTER BERTINGKAT/ TIDAK 7 TANGGAL NOMOR
1 2 3 4 5 6 BETON 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 BANGUNAN GEDUNG KANTOR PERMANEN 1060101001 B TIDAK BETON 336 DESA CUNDIEN 20 Juni 1979 0363/0/1991 375 SWADAYA DINAS
2 BANGUNAN GEDUNG PENDIDIKAN PERMANEN 1060110001 B TIDAK BETON 448 DESA CUNDIEN 20 Juni 1979 0363/0/1991 960 SWADAYA DINAS/DD
3 BANGUNAN GUDANG TERTUTUP PERMANEN 1060102001 B TIDAK BETON 24 DESA CUNDIEN 20 Juni 1979 0363/0/1991 30 SWADAYA DD
4 MESS GURU 1060204001 B TIDAK BETON 460 DESA CUNDIEN 20 Juni 1979 0363/0/1991 540 SWADAYA DD
5 GEDUNG LABORATORIUM 1060110001 KB TIDAK BETON 256 DESA CUNDIEN 20 Juni 1979 0363/0/1991 316 SWADAYA DD
6 GEDUNG PERPUSTAKAAN 1060110001 B BERTINGKAT BETON 120 DESA CUNDIEN 20 Juni 1979 0363/0/1991 160 SWADAYA DD
7 GEDUNG SERBA GUNA 1060110001 B TIDAK BETON 360 DESA CUNDIEN 20 Juni 1979 0363/0/1991 440 SWADAYA DD
8 GEDUNG KOPERASI 1060110001 B TIDAK BETON 56 DESA CUNDIEN 20 Juni 1979 0363/0/1991 76 SWADAYA DD
9 BANGUNAN MANDI CUCI ( MCK ) 1030605007 KB TIDAK BETON 72 DESA CUNDIEN 20 Juni 1979 0363/0/1991 78 SWADAYA DINAS/DD
10 INSTALASI AIR BUANGAN DOMESTIK KAPASITAS KECIL 1040201001 B TIDAK BETON 350 DESA CUNDIEN 20 Juni 1979 0363/0/1991 350 SWADAYA DD
11 JALAN KHUSUS KOMPLEK SEKOLAH 1020109002 B TIDAK BETON 500 DESA CUNDIEN 20 Juni 1979 0363/0/1991 500 SWADAYA DD
12 SUMUR DENGAN POMPA 1030502001 B TIDAK BETON 16 DESA CUNDIEN 20 Juni 1979 0363/0/1991 16 SWADAYA DINAS/DD

PROPOSAL

PENGADAAN PERALATAN

MEDIA PENDIDIKAN

PEMERINTAH KABUPATEN ACEH BESAR

DINAS PENDIDIKAN

SMA NEGERI 1 LHOONG

Alamat : Jl. Raya Banda Aceh –Meulaboh KM 56 Kode Pos 23354

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kekuatan dan kesehatan prima bagi kami, sehinggga dapat menyelesaikan usulan Rencana Program Pengadaan Peralatan Media Pendidikan pada SMA Negeri 1 Lhoong Aceh Besar Tahun 2008, dalam rangka pengembangan untuk meningkatkan mutu pelayanan dalam mewujudkan kualitas para lulusan yang sesuai dengan standar kebutuhan kerja atau untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan perlu adanya kesadaran dan komitmen yang dilakukan secara terencana, terarah, dan inovatif untuk mewujudkan para lulusan sebagai persiapan kebutuhan untuk memasuki dunia kerja ditengah kemajuan dunia pendidikan yang sarat dengan persaingan.Penggunaan berbagai media pendidikan sebagai sarana pendukung pembelajaran yang sudah semakin luas dalam era globalisasi seperti sekarang ini.

Usulan program ini masih banyak kelemahan dan kekurangan, namun keinginan untuk mewujudkan terlaksananya proses pembelajaran dan mutu lulusan yang lebih baik sangatlah besar, atas bantuan dan perhatian semua pihak sangat kami harapkan.

Terima kasih.

Penyususn,

LEMBARAN PENGESAHAN PROPOSAL

PENGADAAN PERALATAN

MEDIA PENDIDIKAN

SMA NEGERI 1 LHOONG

Lhoong, 27 Mei 2008

Komite Sekolah Kepala SMA Negeri 1 Lhoong

M. Hasan,AR Yusmizar,S.Pd

Nip. 131 396 207

Mengetahui,

Kasudin Madrasah Menengah

Pendidikan Kabupaten Aceh Besar

Drs. Ramli Yahya

Pembina TK.I / Nip.131 902 926

PEMERINTAH KABUPATEN ACEH BESAR

DINAS PENDIDIKAN

SMA NEGERI 1 LHOONG

Jl. Banda Aceh – Meulaboh KM 56 Kode Pos 23354

IDENTITAS SEKOLAH

1. NAMA SEKOLAH : SMA NEGERI 1 LHOONG ACEH BESAR

2. NSS / NPSN : 30.1.060.104.006

3. ALAMAT SEKOLAH : Jl. Banda Aceh – Meulaboh Km 56 Cundien

Kecamatan Lhoong

4. TELP / HP KEPALA SEKOLAH : 085260229020

5. SK PENEGERIAN

- NOMOR : 0363/0/1991

- TANGGAL : 20 Juni 1979

7. PROGRAM STUDI : - IPA

- IPS

8. STATUS KEPEMILIKAN : - GEDUNG SENDIRI

LUAS TANAH : - 11.070 METER ( Sertifikat Hak Milik )

9. NAMA KEPALA SEKOLAH : YUSMIZAR,S.Pd

- NIP : 131 396 207

- NO. SK PENGANGKATAN : 001 / 2008

- TANGGAL : 15 JANUARI 2008

- OLEH : KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN

ACEH BESAR

10. NO. REKENING GIRO AN. SMA :

NEGERI 1 LHOONG

11. WAKTU BELAJAR : PAGI 08.00 S/D 14.00

12. JUMLAH JAM PELAJARAN PER MINGGU : 40 jam

13. RINCIAN JUMLAH SISWA, GURU DAN PEGAWAI

A. JUMLAH SISWA

No.

Tingkat Kelas

Jumlah Kelas

Laki-laki

Perempuan

Jumlah

1.

Kelas I

2

52

32

84

2.

Kelas II

3

58

47

105

3.

Kelas III

3

105

39

144

Jumlah

8

333

B. JUMLAH GURU DAN PEGAWAI

No

Uraian

Lk

Pr

Jlh

Pendidikan Terakhir

Jumlah

S-2

S-1

D-3

SLTA

SLTP

1.

Guru Tetap ( PNS )

4

14

18

17

-

1

18

2.

Guru Bantu

1

-

1

-

1

-

-

-

1

3.

Guru Tidak Tetap

2

7

9

-

9

-

-

-

9

4.

Pegawai

1

-

1

-

-

-

1

-

1

Jumlah Seluruhnya

8

21

29

-

27

-

1

-

29

14. RUANG MENURUT JENIS

No.

Uraian / Jenis Ruang

Jumlah

1.

Rombongan Belajar/kelas

8

2.

Labotarium IPA

- Fisika

1

- Biologi

1

- Kimia

1

3.

Labotarium Komputer

1

4.

Ruang Perpustakaan

1

5.

Ruang serba guna / aula

1

6.

Ruang Kepala Sekolah

1

7.

Ruang Guru

1

8.

Ruang TU

1

9.

Ruang Pengajaran

1

10.

Rumah Guru

10

Lhoong, 27 Mei 2008

Kepala Sekolah,

Yusmizar,S.Pd

Nip. 131 396 207

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam mencerdaskan dan memajukan kehidupan bangsa dan Negara. Karenannya penyelenggaraan dan pengelolaan satuan pendidikan yang mengacu pada terwujudnya mutu para lulusan yang sesuai dengan standar bagi berbagai kebutuhan pembangunaan Nasional dan global, baik di era sekarang ini maupun di masa yang akan datang merupakan harapan banyak pihak, terlebih lagi bagi dunia usaha, dalam memajukan kegiatan usahanya sudah pasti memerlukan manusia-manusia yang memeliki sumber daya terdidik pada lulusan SMA yang handal, kreatif, terampil, inovatif dan mampu menghadapi tantangan yang mengglobal.

Sementara itu berbagai indikator menunjukkan bahwa mutu pendidikan masih belum meningkat secara signifikan. Ditinjau dari kemajuan di era globalisasi, pendidikan di Indonrsia masih jauh kentinggalan dibandingkan dengan negara lain terutama Aceh. Dengan demikian para siswa disekolah-sekolah dibekali dengan pengetahuan yang melibatkan pendidik yang trampil dan tersedianya fasilitas media pendidikan yang memadai.

Hal ini sejalan dengan peraturan pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang standar Nasional Pendidikan yang merupakan kriteria minimum yang perlu dicapai oleh setiap satuan penyelenggaraan pendidikan salah satunya adalah perlu adanya sarana dan prasarana yang memadai untuk menjamin terwujudnya kompetensi lulusan.

1


Berkaitan dengan hal tersebut diatas, SMA Negeri 1 Lhoong dalam upaya meningkatkan mutu para lulusan yang lebik baik, sesuai standar kompetensi kebutuhan, baik kebutuhan yang bersifat kemasyarakatan yang mandiri maupun untuk melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu perlu mengupayakan terlaksananya proses pembelajaran yang lebih baik, khususnya dalam pembekalan kompetensi para siswa yang berkaitan dengan kegiatan penggunaan berbagai media pendidikan.

B. Visi dan Misi

1. Visi

Menciptakan lulusan yang berkualitas unggul berlandaskan IMTAQ dan IPTEK serta menghasilkan siswa yang berkompetitif.

2. Misi

1. Meningkatkan kualitas organisasi dan manajemen sekolah dalam menumbuhkan semangat keunggulan dan kompetitif.

2. Meningkatkan kualitas kompetensi guru dan pegawai dalam mewujudkan peningkatan kualitas pembelajaran untuk mencapai kompetensi siswa berstandar Nasional dan global.

3. Meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dalam mendukung peningkatan siswa yang berkualitas.

4. Meningkatkan kualitas pembinaan kesiswaan dalam mewujudkan IMTAQ dan sikap kemandirian .

5. Meningkatkan kemitraan dengan masyarakat khususnya komite sekolah dalam menunjang kualitas SDM.

2

C. Tujuan dan Sasaran

1. Tujuan

1. Membekali para siswa dengan ilmu pengetahuan, ketrampilan dan seni agar mampu mengembangkan diri secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

2. Membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi siswa sesuai program studi yang dipilihnya.

3. Menyiapkan siswa agar mampu memiliki karir, ulet dan gigih dalam berkompetisi, beradaptasi dilingkungan kerja dan mengembangkan sikap profesionalnya.

2. Sasaran

1. Meningkatkan kualitas pembelajaran dengan penggunaan media pendidikan pada SMA Negeri 1 Lhoong.

2. Mendukung Ketersediaan fasilitas media pendidikan untuk penyelenggaraan pembelajaran

3. Untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan lulusan SMA Negeri 1 Lhoong dalam merespon perkembangan era globalisasi serta memiliki kompetitif dan komperatif .

3

RENCANA ANGGARAN BIAYA PENGADAAN

MEDIA PENDIDIKAN

NO

NAMA BARANG

SATUAN

SPESIFIKASI

@

( Rp )

JUMLAH

( RP )

1.

Peralatan Olah Raga

- Tenis Meja

- Matras 10 cm

- Matras 20 cm

- Cakram 1 kg

- Cakram 1,5 kg

- Lembing 600 gr

- Lembing 700 gr

- Peluru 1 kg

- Peluru 3 kg

- Bola Kaki

- Bola Volly

- Bola Basket

- Shutle Cook

- Bola Takraw

- Bola Futsall

- Bola Kasti

- Net Volly

- Net Takraw

- Ring Basket

- Raket Yoonex

- Skriping

- Stopwatch

- Tongkat Estapet

- Papan Catur

- Baju Seragam Bola

- Sepatu Bola

- Fluid

2 Set

2 Buah

2 Buah

4 Buah

4 Buah

4 Buah

4 Buah

4 Buah

4 Buah

3 Buah

2 Buah

2 Buah

5 Set

2 Buah

2 Buah

6 Buah

1 Buah

1 Buah

1 set

4 Buah

2 Buah

2 Buah

6 Buah

2 Buah

19 Buah

19 Buah

2 Buah

Nittaku

Yoomax

Yoomax

Standard

Standard

Standard

Standard

Standard

Standard

Mikasa

Mikasa

Molten

Garuda

Fiber Glass

Molten

Dunlop

Molten

Molten

Standard

Yoonex

Speed

Spotymer

Standard

Campions

Adidas

Speed

Fox

2500.000

380.000

500.000

180.000

270.000

590.000

660.000

80.000

80.000

250.000

250.000

300.000

60.000

250.000

300.000

70.000

150.000

150.000

400.000

150.000

20.000

150.000

18.000

20.000

1.300.000

115.000

16.000

5.000.000

760.000

1.000.000

720.000

1.080.000

2.360.000

2.640.000

320.000

320.000

750.000

500.000

600.000

300.000

500.000

600.000

420.000

150.000

150.000

400.000

600.000

40.000

300.000

108.000

40.000

1.300.000

2.185.000

32.000

2.

Peralatan Kesenian

- Alat Nasit Rebana

- Recorder

- Vianika

- Gitar

- Ula Hop

1 set

6 Buah

2 Buah

2 Buah

5 Buah

Tamborin

Yamaha

Yamaha

Kapuk

Rotan

650.000

25.000

250.000

150.000

45.000

650.000

150.000

500.000

300.000

225.000

Jumlah Seluruhnya

25.000.000

3 Tanggapan to “DATA SEKOLAH”

  1. MASDOFIR Says:

    BAGUS, SANGAT MEMBANTU
    GAN, BOLEH MINTA LAMPIRAN KODEFIKASI BARANG ,VIA JAPRI ?

  2. vieva Says:

    terimakasih sangat membantu saya untuk referensi pengkodean barang i sekolah kami. mohon juga untuk lapiran kodefikasi barang via email pak…

  3. Epi Nusantara Says:

    sangat membantu, mohon dikirimkan terima kasih

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.